Month: January 2012

  • Menangani Browser dengan JavaScript Disable

    JavaScript dibutuhkan pada hampir semua website modern. Tanpanya, maka sebuah website tidak akan berjalan sesuai keinginan. Namun apa yang harus dilakukan jika client men-disable dukungan terhadap JavaScript? Solusi yang paling sederhana adalah dengan memberikan peringatan pada client untuk mengizinkan browser menjalankan JavaScript.

    Pada sebuah dokumen HTML, JavaScript disisipkan di antara tag <script> dan </script>. Selain itu juga ada tag <noscript>, yang akan dijalankan pada saat JavaScript di-disable pada browser.

    <script>kode di dalam sini akan dieksekusi saat javascript enable</script>
    <noscript>kode di dalam sini akan dieksekusi saat javascript disable</noscript>
    

    Untuk menangani client yang men-disable JavaScript maka perlu me-redirect-nya ke sebuah halaman yang berisi peringatan untuk meng-enable JavaScript. Namun, bagaimana untuk me-redirect halaman tanpa menggunakan sebuah script? Yaitu dengan menggunakan HTML meta tag yang bernama meta refresh. Meta tag ini akan me-redirect user ke halaman lain dalam interval yang sudah ditentukan pada header.

    <noscript>
      <meta http-equiv="Refresh" content="1; url=warning.html">
    </noscript>
    

    Snippet yang ada di dalam tag <noscript> di atas adalah sebuah meta refresh yang menginstruksikan browser untuk me-refresh halaman website secara otomatis dalam interval yang sudah ditentukan dalam atribut content (dalam satuan detik). Atribut url berisi halaman yang dituju untuk menampilkan pesan peringatan.

  • Update Tahun Copyright Secara Otomatis pada Footer

    Tahun baru telah tiba, saatnya untuk mengganti tahun copyright pada bagian footer website/blog. Jika webmaster lupa menggantinya, sebuah website akan tampak ketinggalan tahun 😀 Jadi kita akan membuat sebuah kode yang akan melakukan pekerjaan meng-update tahun secara otomatis. Berikut ini adalah sebuah snippet untuk meng-update tahun copyright secara otomatis pada footer sebuah website.

    <?php 
    $copyYear = 2011; 
    $curYear = date('Y'); 
    echo '&copy;' . $copyYear . (($copyYear != $curYear) ? ' - ' . $curYear : ''); 
    ?>
    

    Jangan lupa untuk mengganti variabel $copyYear sesuai dengan tahun terbit website/blog. Variabel $curYear akan secara otomatis berubah sesuai dengan tahun yang sedang berjalan di komputer server. Pada contoh di bagian footer blog ini (pada saat tulisan ini dibuat) menunjukkan tahun 2011 – 2012. Untuk website yang baru saja terbit, hanya akan memunculkan $copyYear.

    Snippet di atas juga bisa diterapkan untuk blog yang menggunakan WordPress. Letakkan pada bagian footer.php sesuai theme yang digunakan.