Ketika duduk di bangku sekolah (baik dasar ataupun menengah), kita diajarkan bahwa pembagian dengan angka nol adalah tak hingga, atau infinity, dan biasanya ditulis dengan lambang ∞. Dengan menggunakan logika sederhana saja, kita dapat membuktikan bahwa pernyataan tersebut salah.
Satu dibagi empat dapat dianalogikan dengan membagi sepotong kue kepada 4 orang, artinya adalah masing-masing orang mendapatkan 1/4 bagian. Sekarang jika satu kue dibagi 0 orang, bagaimana mungkin masing-masing mendapat tak hingga bagian? Orang yang menerima kue saja tidak ada.
Lalu bagaimana jika 0/0? Biasanya setiap bilangan yang dibagi dengan dirinya sendiri hasilnya adalah 1. Namun itu tidak berlaku untuk angka 0. Bagaimana mungkin membagi 0 kue kepada 0 orang dan masing-masing mendapat 1 bagian? Kue dan orang yang menerima sama-sama tidak ada, jadi mustahil bisa muncul angka 1. Dalam matematika kemustahilan dari pembagian dengan angka nol disebut tak terdefinisi (undefined).
Jika dihitung menggunakan kalkulator, pembagian dengan nol akan menghasilkan error. Namun, hasil yang mengejutkan diperoleh dari kalkulator Google. Menurut Google, 1 dibagi 0 adalah Infinity. Programer aplikasi kalkulator Google melakukan kesalahan! Lain halnya jika 0 dibagi 0, kalkulator Google menghasilkan Error.
Analogi di atas mungkin berguna jika kita ingin menjelaskan pembagian dengan nol kepada orang awam atau anak kecil. Konsep matematika tidak bisa hanya dijelaskan dengan analogi, namun membutuhkan definisi atau aksioma.
Leave a Reply