Month: May 2012

  • 5 Teknik Dasar HTML5 yang Wajib Anda Ketahui

    Dalam berbagai artikel dan contoh kode pada blog ini sudah diterapkan beberapa fitur baru yang ada di HTML5. Saat ini sebagian besar browser terbaru sudah mendukung fitur-fitur tersebut. Berikut ini adalah 5 teknik dasar HTML5 untuk membuat dokumen HTML Anda menjadi lebih singkat dan bersih.

    1. Penulisan doctype pada awal sebuah dokumen HTML yang lebih singkat dan sederhana.

    <!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
    

    Dulu, hampir tidak mungkin ada seorang web developer yang hafal di luar kepala kode untuk menuliskan doctype di atas. Sekarang Anda dapat menggantinya dengan doctype berikut ini.

    <!doctype html>
    

    Sederhana sekali dan tidak perlu menuliskannya dengan huruf besar seperti orang sedang marah.

    2. Penggunaan XML namespace dan atribut-atribut XML lain pada elemen html tidak diperlukan.

    <html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" xml:lang="en">
    

    Pada HTML5 cukup ditulis:

    <html lang="en">
    

    3. Pada HTML5 diperkenalkan cara baru untuk menyebutkan charset dokumen.

    <meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=UTF-8"/>
    

    Pada HTML5 menjadi:

    <meta charset="utf-8">
    

    4. Pada HTML5 kita bisa menulis tag script, style, dan link tanpa atribut type="text/javascript" dan type="text/css".

    <script type="text/javascript">
      // kode javascript Anda di sini
    </script>
    

    Pada HTML5 cukup dituliskan seperti berikut:

    <script>
      // kode javascript Anda di sini
    </script>
    

    5. Dokumen HTML5 tetap valid tanpa adanya slash ‘/’ pada self closing tag.

    <img src="" alt="" />
    <br />
    

    Pada HTML5, tanda slash bisa dihilangkan.

    <img src="" alt="">
    <br>
    

    Itulah 5 teknik dasar untuk membuat sebuah dokumen HTML5 yang valid dan memiliki syntax yang kompatibel dengan HTML4 dan XHTML1. Jadi tidak ada salahnya untuk menggunakannya dalam setiap website yang kita buat. Seperti yang Anda lihat, HTML5 membuat kode menjadi lebih singkat dan bersih, sehingga menghasilkan ukuran file yang lebih kecil. Ukuran file yang lebih kecil akan membuat website menjadi lebih ringan untuk diakses.

  • Mengeblok Flash dari Browser

    Akhir-akhir ini semakin banyak website yang tidak beretika, menjejali pengunjungnya dengan iklan-iklan besar yang menutup hampir keseluruhan layar. Iklan yang muncul tiba-tiba dan menutup sebagian layar tidak hanya memakan bandwidth tetapi juga sangat mengganggu. Banyak sekali iklan bertebaran di situs-situs besar, baik yang berbentuk teks maupun gambar. Tapi di antara iklan yang paling menyebalkan tentunya adalah iklan berbentuk animasi Flash. Tidak hanya menampilkan gambar bergerak, terkadang iklan tersebut juga mengeluarkan suara yang mengagetkan.

    Browser adalah pintu gerbang menuju dunia maya, maka sudah sewajarnya kita melindunginya dari hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk mengatasi masalah yang cukup mengganggu ini, kita dapat memasang plugin flashblock pada browser. Khusus untuk Google Chrome ada sebuah pilihan yang dapat diaktifkan untuk mengeblok script-script yang tidak bisa dijalankan secara alami oleh browser, atau dengan kata lain script yang berjalan menggunakan plugin seperti Flash. Cara mengaktifkannya adalah dengan menuju ke menu settings -> Under The Hood -> klik pada tombol Content Settings pada bagian Privacy -> cari pada bagian Plug-ins -> lalu pilih Click to play.

    click to play flash

    Dengan pilihan ini, pengguna diharuskan mengeklik tulisan “click to run the Flash plug-in” pada browser ketika sebuah animasi Flash muncul. Tentunya kita hanya mengeklik pada media yang dipercaya dan tau isinya tidak akan membuang-buang waktu atau bandwidth, misalnya pada saat menonton video di Youtube. Kini kita bisa berselancar, membaca informasi di dunia maya dengan nyaman dan aman tanpa gangguan animasi Flash. Mungkin pada versi Firefox berikutnya pilihan ini juga akan disertakan. Di bawah ini adalah tampilan pada saat dijumpai animasi/video Flash pada browser.

    click to play flash plugin